Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Classroom Spy Pro Edition 4.3.1 Full Version

Classroom Spy Pro Edition 4.3.1 Full Version
Classroom Spy Pro Edition merupakan sebuah software yang berguna untuk kita yang dedikasinya adalah seorang Tutor dibagian Lab Komputer. software ini berfungsi sebagai controller/mengawasi dari aktivitas murid atau maha siswa nakal kayak ente-ente :D dalam penggunaan komputernya yang terkoneksi dengan jaringan Internet.
Software ini juga memberikan fiture remote langsung ketika Sang tutor ingin berinteraksi kepada salah satu murid nya sehingga media dalam pembelajaran akan semakin canggih dan terkontrol atas apa saja yang di lakukan muridnya.
Classroom Spy Pro merupakan software alternatif selain dari NetSupport School Professional
EduIQ Classroom Spy Professional
EduIQ Classroom Spy Professional
EduIQ Classroom Spy Professional
Features:
  • Displaying a live picture of a remote computer.
  • You can take control of a remote computer by controlling its mouse and keyboard.
  • More remote screens can be displayed in a table.
  • Computers can be organized in computer groups (e.g. classrooms)
  • A remote screen can be zoomed to an actual size.
  • The name of the connected user is displayed.
  • Record remote computers screens to MPG4 files.
  • Show your desktop to students or show student desktop to students
  • Power on/off, restart, hibernate, suspend remote computers
  • Log off desktop users
  • Lock workstation
  • Clear desktop
  • Control screen-saver
  • Block Internet
  • Block applications
  • Mute remote computers
  • Limit remote computers audio volume level
  • Disable printing
  • Disable Ctr+Alt+Del
  • Blank screen
  • Start program on remote computers and see the output
  • Open web page on remote computers
  • Multi-monitor support
  • Control over running processes and applications
  • You can lock selected remote computers
  • You can display a message on selected remote computers.
  • When lower bandwidth is required, the refresh interval can be enlarged.
  • Automatic connection to a remote computer is optional.
  • Settings for the agent are encrypted and password protected.
  • Connection to a remote computer is password protected.
  • Access to monitoring the console is password protected. If more users use the same computer, different profiles and access passwords can be set.
  • More monitoring consoles can be connected to the same remote computer – you can monitor your students from different locations.
  • Agent can be remotely installed.
  • Fast users switching is supported.
  • Multi-session support for Remote Desktop, Terminal Services, Citrix,…
  • Console can be used on smart phone or tablet
Langkah Aktivasi
  • Install Software
  • lalu buka folder crack, Copy “csp_console” dan paste ke
C:\Program Files (x86)\Classroom Spy Pro\bin
  • replace yang asli
  • Done
  • salam luar biasa
Size: 33 Mb
=> Classroom Spy Pro Edition 4.3.1 Full version | via zippyshare
=> Classroom Spy Pro Edition 4.3.1 Full version | via upfile
=> Classroom Spy Pro Edition 4.3.1 Full version | via filecorn
yang masih butuh versi Classroom Spy Pro Edition 3.9.28 Full
Size ; 13 MB
Via datafilehost
direcLink

Password & Thanks : www.kuyhaa-android19.com

Membuat Jaringan DHCP pada Kelas C - Tutorial Cisco Packet Tracer

Tutorial cisco packet tracer kali ini saya akan membahas tentang simulasi jaringan DHCP pada cisco pakcet tracer. intinya sih kita akan buat sebuah jaringan LAN dengan DHCP. Apa itu DHCP sudah pernah saya bahas pada artikel sebelumnya disini. Intinya DHCP ini lawan dari static, static itu manual atau memberikan ip address secara manual sedangkan DHCP itu otomatis atau mendapatkan ip address secara otomatis, biasanya ip otomatis ini didapat dari server atau access point maupun dari router. Untuk belajar lebih lanjut tentang Cisco Packet Tracer, kunjungi juga artikel saya Tutorial Packet Tracer Lengkap File Word
Cara Membuat DHCP Pada Cisco Packet Tracer - Belajar cisco packet tracer ini yang pasti kita harus menguasai apa itu IP Address dan bagaimana implementasinya, disini kita membutuhkan server untuk mensetting DHCP itu sendiri. Misal anggap saja Laboratorium komputer kita itu kecil, hanya 6 komputer, ini perlu kita ketahui dahulu untuk menentukan subnet mask yang akan kita gunakan, berdasarkan table yang ada, lebih pasnya kalau kita memakai subnet mask berbasis /29 yaitu 255.255.255.248, ini dapat mencakup 6 host perhatikan tabel di bawah ini.
Gambar 1 : Tabel Subnetting untuk Kelas C

Coba lihat gambar yang diberi tanda merah diatas, subnet mask berbasis /29 255.255.255.248 dapat menampung 8 host atau 6 komputer, karena 1 dipakai network dan 1 broadcast. Misal kita akan memakai 4 client dan 1 server, maka yang 1 lagi akan kita pakai ip addressnya untuk gateway pada router. Sebaiknya gateway untuk router adalah ip address yang terakhir. Download juga master cisco packet tracer terbaru Cisco Packet Tracer 6.1.1
Ip address yang dapat digunakan adalah :
192.168.0.1 --> Server
192.168.0.2 --> PC01
192.168.0.3 --> PC02
192.168.0.4 --> PC03
192.168.0.5 --> PC04
192.168.0.6 --> Gateway (Router 0/0)
Ada 6 ip address yang bisa kita gunakan diatas. Oke, langsung saja, designkan saya sebuah jaringan network seperti di bawah ini !
Gambar 2 : Design Jaringan LAN biasa dengan 1 Server yang menggunakan DHCP

Langkah awal yang harus kita lakukan adalah mensetting DHCP pada server..
Oke,,,
1. Klik 2x pada server
Gambar 3 : Langkah-langkah mengatur DHCP

2. Oke :
a. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah (1) klik tab config diatas
b. Langkah berikutnya (2) klik tombol DHCP dikiri
c. Terus pada point no (3) atur gatewaynya seperti yang kita atur diatas menjadi 192.168.0.6 ini merupakan ip address terakhir dari subnet mask yang kita miliki
d. Point (4) karena ip address 192.168.0.1 akan kita gunakan untuk server itu sendiri secara manual, maka Start IP Address disini akan kita isi dengan 192.168.0.2 jangan lupa subnet masknya dengan 255.255.255.248
e. Langkah ke (5) klik tombol save, maka secara otomatis akan memunculkan point (6)
f. Point (6) menjelaskan maksimal computer yang dapat ditampung oleh subnet mask ini yaitu 5
g. Pertanyaannya kenapa 5 kok bukan 6, ya, karena 1 ip address yaitu 192.168.0.1 itu sendiri tidak dihitung.
3. Langkah berikutnya memberikan ip address manual pada Server, saya rasa tahap ini teman-teman tidak ada masalah kan…hehehehe…saya langsung kasih gambarnya aja ya…
Gambar 4 : ip address untuk Server

4. Berikutnya kita akan mengatur ip address untuk PC01 secara otomatis dengan menggunakan DHCP…
5. Langkah-langkah…
a. Klik PC01 2x
Gambar 5 : Langkah-langkah adalah (1) klik tab Desktop, (2) default dia akan aktif pada Static yang artinya kita dapat mengisinya manual, tahap ini kita akan menggantinya dengan DHCP, (3) ip address masih kosong, kita lihat sebentar lagi, jika kita memilih DHCP.

b. Klik DHCP, lihat perubahannya
Gambar 6 : Ketika kita mengklik DHCP, disitu keterangannya adalah Requesting IP Address yang artinya dia masih meminta sebuah alamat ip pada server, tunggu saja sebentar, dan lihat hasilnya…

Gambar 7 : ip address, subnet mask, dan default gateway akan otomatis terisi

c. Yups, lakukan hal yang sama untuk PC02 – PC04, semoga bermanfaat guys, berikutnya adalah studi kasus
6. Buatlah sebuah design jaringan lanjutan seperti berikut ini
7. Jangan lupa menggunakan DHCP ya
Gambar 8 : Tabel Bantuan

Gambar 9 : Cobalah untuk mengerjakan Studi Kasus pada gambar diatas ya


Membuat simulasi memang sangat mudah. Misal sumulasi sebuah warnet, berapapun komputer yang kita inginkan akan mudah kita dapatkan, berbeda dengan aslinya. Penggunaan kabel disini juga sangat mudah, semuanya serba mudah, untuk dasar jaringan LAN yang harus kita kuasai adalah peer-to-peer. Selebihnya bisa dikembangkan dengan penguasaan router pada cisco ini.

Link Download :


Sumber : phc.web.id

Tutorial Cisco - Membuat Jaringan Client Server

Oke langsung saja kita akan membuat jaringan Client Server dengan simulasi Cisco Packet Tracer seperti pada gambar dibawah ini.


Alat-alat yang akan kita gunakan adalah :
a. 1 switch
b. 4 komputer
c. 1 server
d. 5 Kab el Straight
Perhatikan Gambar dibawah ini…
Gambar 1 : Client – Client

Dalam tahapan ini atau gambar diatas masih belum bisa dikatakan sebuah jaringan client-server menurut standart cisco, karena belum adanya Server. Tahap selanjutnya tinggal kita berikan sebuah Server. Keberadaan server disini sangat penting untuk membedakan mana jaringan peer to peer dan mana jaringan client server.
Perhatikan Gambar selanjutnya.
Gambar 2 : Client Server

Nah, untuk tahapan ini, sudah bisa dikatakan sebagai Client server karena ada server disitu, dan akan kita kembangkan ke dalam jaringan DHCP…apa itu DHCP, akan kita bahas selanjutnya. Berikutnya untuk memberikan IP Addres saya rasa teman-teman sekalian tidak ada masalah.


sumber : phc.web.id

Membuat Jaringan Peer to Peer - Tutorial Cisco Packet Tracer

Peer to peer itu artinya jaringan yang sama levelnya, tidak ada kedudukan yang lebih tinggi, biasanya saya menjelaskan bahwa tipe jaringan ada 2 macam, jaringan client server dan jaringan client client atau peer to peer. Nah untuk tutorial cisco packet tracer ini kita akan membuat hubungan yang peer to peer ini, kita akan coba menghubungkan sebuah laptop dengan laptop menggunakan kabel crossover.

Langsung aja :
1. Bukalah program cisco packet tracer yang sudah anda install untuk belajar cisco packet tracer ini
2. Buatlah sebuah desain jaringan peer to peer seperti berikut ini
Gambar 1 : Peer to Peer System

3. Hal ini kita pakai jika kita missal ingin mengopy data teman yang besar atau sebuah film missal, daripada menggunakan flashdisk, sangat disarankan untuk menggunakan kabel cross…pembuatan kabel cross saya rasa bagi teman-teman sudah tidak ada masalah…
4. Tahap selanjutnya adalah memberikan IP ADDRESS dan COMPUTER NAME…
5. Untuk IP Address laptop 1, klik aja 2x pada laptop 1, dan akan muncul tampilan berikut ini…
Gambar 2 : Tampilan Kotak Dialog Properties untuk Laptop 1

6. Pada tahap ini yang bisa kita lakukan adalah memberikan display name, perhatikan pada gambar diatas yang diberi kotak merah…gantilah nama simulasi anda sesuai dengan yang diatas…

7. Tahap berikutnya untuk memberikan IP Address, perhatikan langkah berikut ini…

Gambar 3 : Desktop

8. Tahap disini kita akan memberikan IP Address…klik tab desktop diatas dan klik pilihan IP Configuration
Gambar 4 : IP Configuration

9. Settinglah dan Rubahlah ip address dan subnet mask seperti gambar diatas…
10. Untuk basis /24 itu berarti subnet mask yang diberikan adalah 255.255.255.0
11. Untuk subnetting akan coba saya jelaskan menyusul…
12. Jika sudah, langsung aja disclose dan beralih pada laptop 2, lakukan hal yang sama pada

13. Jika sudah lakukan pengetesan dengan mengirimkan data dengan cara PING melalui Command Prompt atau Simple PDU yang berada disebelah kanan…
a. Melalui Command Prompt
Gambar 5 : Command Prompt

Klik pada pilihan command prompt pada laptop 1 lalu akan muncul seperti dibawah ini…
Gambar 6 : Command Prompt

Langkah awal adalah mengetikkan "ping 192.168.10.11" yang artinya dia laptop 1 akan mengirim data pada laptop 2, dan akan dibalas berupa keterangan reply yang menandakan bahwa kedua laptop tersebut sudah terkoneksi,,,jika tidak, maka akan muncul keterangan RTO atau Request Time Out…

b. Melalui PDU
Gambar 7 : Melalui PDU

Langkahnya adalah…(1) klik icon surat pada tanda surat disebelah kanan. (2) klik laptop 1 yang akan menandakan adanya surat yang menempel pada laptop tersebut… (3) klik laptop 2 dan perhatikan pada (4) point no 4 dibawah, yang menandakan terhubung dengan keterangan successful…
Semoga bermanfaat, tunggu artikel berikutnya…
Selanjutnya cobalah latihan soal cisco packet tracer untuk kasus jaringan peer to peer berikut ini :
Gambar 8 : Latihan Soal
 
 
sumber : phc.web.id

Pengenalan Jendela Cisco Paket Tracer

Oke Langsung aja, jendela-jendela yang ingin saya kenalkan disini adalah yang sering digunakan untuk membuat simulasi jaringan pada cisco. Buat yang ingin download Tutorial Cisco Packet Tracer dan Master Cisco Packet Tracer 6.1 atau 6.2 langsung klik tulisan tersebut ya.
Cek Kidot…

Gambar 1 : Tampilan Jendela Cisco Packet Tracer 5.3

Nah, Pengenalan jendela cisco packet tracer ini sangat sederhana kan, mulai dari titlebar, menubar, toolbar, lembar kerja. Intinya disini akan coba saya pilah-pilah device yang sering digunakan…perhatikan pada bagian Device/Peralatan/Hardware…
a. Router
Gambar 2 : Ini Router, pada bagian Router bisa diklik aja,,,terus untuk pilihan-pilihannya yang bisa digunakan sebelah kanan, penggunaannya bisa klik tahan dan tarik ke lembar kerja…

Seperti yang telah kita ketahui, fungsi dari router adalah menghubungkan sebuah network yang berbeda atau ip class yang berbeda atau subnet dan gang yang berbeda karena jika kita menggunakan sebuah hub / switch biasa, maka device atau computer tidak akan bisa terhubung atau request time out.
b. Switch
Gambar 3 : ini Switch…bagian-bagian sudah mulai jelas kan guys…

Fungsi Switch adalah untuk menghubungkan banyak komputer yang mempunyai port-port penyambungan. Ada yang 24,32 dibawahnya juga ada…kalo yang sering saya pakai dipraktek itu yang nomer 1 guys, 2950-24…intinya sama saja sih…
c. Komputer
Gambar 4 : End Devices contohnya laptop, computer dan server…

Nah guys, ini peralatan terakhir yang kita gunakan untuk menyambungkan sebuah jaringan komputer. Pada point (a) Komputer, (b) Laptop, (c) Server….nah, ketiga peralatan itu akan sering kita gunakan dalam praktek-praktek selanjutnya,,,so, dipahami dan dimengerti ya…
d. Kabel
Gambar 5 : Connections / Kabel – (a) Kabel Otomatis, (b) Kabel Straight, (c) Kabel Crossover

Lah, ini digunakan untuk menghubungkan setiap device atau hardware, misal komputer dengan komputer, komputer dengan switch dll…ohya, kabel diantara (a) dan (b) itu kabel rollover guys. Masalah penggunaannya, kapan kita menggunakan cross, dan kapan kita menggunakan straight…perhatikan keterangan dibawah ini…
a. Straight akan digunakan untuk menghubungkan device-device yang berbeda, missal :
a. PC – Hub
b. PC – Switch
c. Router – Hub
d. Router – Switch
b. Sedangkan Cross digunakan untuk menghubungkan device-device yang sama, missal :
a. Komputer – Komputer
b. Switch – Hub
c. Switch – Switch
d. Router – Router
e. Router – PC
c. Untuk Router – PC juga bisa digunakan kabel rollover…
d. Nah, jika kita kesulitan menentukan kita harus menggunakan kabel (b) straight atau (c) crossover, maka gunakanlah bantuan kabel (a), dia akan mengotomatisasi penggunaan kabel yang benar yang sesuai dengan kebutuhan…
Sebagai bahan praktek, cobalah latihan soal cisco packet tracer dibawah ini dengan membuat sebuah simulasi jaringan sama persis seperti di bawah ini ya.
Gambar 6 : Buatlah design jaringan seperti berikut ini…


Sumber : phc.web.id

Pengertian VLAN - Tutorial Cisco Packet Tracer

Apa itu kepanjangan dari VLAN. Setelah kita mempelajari LAN, nah kelanjutannya adalah VLAN atau Virtual LAN. VLAN sendiri memilik arti : merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN, hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation seperti pada gambar dibawah ini...

Gambar 1 : Contoh Jaringan VLAN pada sebuah Perusahaan dengan Gedung bertingkat

Intinya guys, virtual LAN itu dapat kita aplikasikan pada sebuah SWITCH yang kita miliki, misalkan SWITCH dengan 24 port, akan kita bagi jadi 3 segmen sehingga masing-masing segmen memiliki 8 port, dan setiap segmen atau bagian hanya bisa digunakan untuk mengakses 1 server pada gambar diatas padahal mereka masih dalam 1 switch atau 1 lan.

Ilustrasinya :

Gambar 2 : Pembagian Port pada SWITCH...

Nah, dengan banyaknya komputer yang ada di perusahaan, dengan menggunakan 1 switch ini akan kita buat VLAN, fungsi dari VLAN disini adalah efisien kabel dan switch. Hal ini bisa saja kita ganti dengan menggunakan banyak kabel dan banyak switch namun tidak efesien. Banyaknya Komputer yang ada di sebuah perusahaanvsudah dibagi-bagi menjadi fungsinya masing-masing misal pada kasus ini komputer network yang ada di perusahaan tersebut akan kita bagi menjadi 3, yaitu : (1)Keuangan (2)Akademik (3)Instruktur. Contoh ilustrasi VLAN sendiri pada perusahaan tempat saya bekerja.

Yups, itu dulu yang bisa dibahas intinya adalah kita akan membagi 1 switch menjadi 3 VLAN yang dalam garis besarnya adalah ada 3 switch dalam 1 switch tersebut.
 
 
Sumber : phc.web.id

Kategori

Kategori